counter

Indêx ►

Google

Misteri UFO

November 2007 lalu, satu panel yang beranggotakan mantan pilot, perwira militer, staf penerbangan, dan pejabat pemerintahan dari berbagai negara di seluruh dunia mendesak pemerintah AS agar membuka kembali penyelidikan mengenai berbagai klaim penampakan piring terbang atau UFO (unidentified flying objects). Panel juga meminta agar AS menempatkan masalah klaim UFO sebagai sesuatu yang serius. Pada saat bersamaan, di beberapa tempat dan negara, termasuk di Indonesia, sejumlah orang mengaku melihat benda yang mirip UFO. Apakah ini sekadar koinsidensi atau kebetulan? Ada apa sebenarnya dengan UFO? Beberapa tulisan dalam laporan yang kami muat ini diharapkan bisa memberikan tambahan informasi mengenai fenomena UFO yang hingga sekarang masih menjadi misteri ilmu pengetahuan.

Objek-objek UFO

Pada tahun 1989, ketika Discovery mengorbit Bumi, pengawas misi luar angkasa di Houston terenyak kaget ketika tiba-tiba saja mendengar dengan jelas suara James T. Kirk, komandan Enterprise – pesawat penjelajah antargalaksi – dalam serial TV Star Trek, yang terpancar dari pesawat ulang-alik tersebut. Usut punya usut, Mike Coates yang menjadi komandan misi Discovery ternyata telah merekam suara Kapten Kirk dari salah satu film "Star Trek" dan memancarkannya ke stasiun di Bumi sebagai sebuah lelucon.

Setelah melalui proses investigasi, sebagian besar fenomena UFO yang dilaporkan tidak lain adalah benda ataupun fenomena alam yang disalahkenali oleh si pengamat. Benda atau fenomena alam yang kerap kali mengecoh itu sebenarnya objek-objek astronomi seperti komet, meteor besar (bolide), kelima buah planet terang (Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus), peristiwa konjungsi planet, pesawat udara, satelit buatan, balon pengamat, bola cahaya (ball lightning), atau sekadar awan lentikular.

Salah satu laporan yang cukup terkenal mengenai penampakan UFO pernah disampaikan oleh Jimmy Carter yang saat itu masih menjabat Gubernur Negara Bagian Georgia. Diceritakan oleh sang gubernur bahwa pada awal malam 6 Januari 1969 tersebut ketika berada di teras menunggu dimulainya acara pertemuan Lion’s Club, dia telah melihat sebuah benda tunggal yang bersinar sangat terang, yang bergerak mendekat dan menjauh beberapa kali di arah langit barat pada ketinggian sekitar 30 derajat dari cakrawala. Ilustrasi yang disampaikan tersebut dengan segera menunjuk planet Venus sebagai UFO yang dimaksud, yang ketika itu sedang bersemayam di ketinggian 25 derajat arah barat dengan terang maksimum.

Tentu saja Venus tidak akan bergerak mendekat dan menjauh seperti yang dilaporkan, namun pendeskripsian seperti itu merupakan kesalahan mengidentifikasi planet terang yang lazim terjadi. Pada saat mencapai terang maksimumnya, Venus bisa terlihat 100 kali lebih terang dibandingkan bintang bermagnitudo 1. Bukan hanya sang gubernur, mereka yang terlatih sekalipun – seperti pilot pesawat atau personel militer – dapat melakukan kesalahan yang sama.

Masih tentang Venus, selama Perang Dunia II pesawat udara Amerika Serikat beberapa kali pernah mencoba menembak jatuh Venus yang disangka sebagai pesawat musuh! Kisah lainnya terjadi pada bulan Oktober 1973, ketika Gubernur Ohio kala itu, John Gilligan, menjadi berita utama karena kesaksiannya yang telah melihat UFO, padahal hanya salah kesan terhadap planet Mars.

Pada tahun 1997 silam, muncul pengakuan dari CIA (Central Intelligence Agency) bahwa pihak militer AS telah melakukan kebohongan publik dengan menyembunyikan informasi tentang adanya pesawat mata-mata Lockheed U-2A dan Lockheed SR-71 sehingga telah disalahkesani oleh masyarakat luas sebagai UFO di dalam lebih dari setengah laporan yang masuk selama periode 1950-an hingga 1960-an.

GoBlog......

Mau tuker link dengan Blog ini???

My_LinK!

Pês@n $ingK@t

 

Template Designer by : Faesal Rahma Wiguna | Phone# : 085 224 267 899